Hadirkan Asesor Lamdik, IAI Darul Ulum Kandangan Bedah Rekonstruksi Pendidikan Islam bagi Gen Z di Kuliah Umum Semester Genap

 

Hadirkan Asesor Lamdik, IAI Darul Ulum Kandangan Bedah Rekonstruksi Pendidikan Islam bagi Gen Z di Kuliah Umum Semester Genap

KANDANGAN – Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan resmi memulai perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan menggelar Kuliah Umum bergengsi. Acara yang berlangsung pada Sabtu (28/02/2026) di Aula Utama IAIDU Kandangan ini menghadirkan pakar pendidikan nasional, Prof. Dr. H. Mukh Nursikin, M.S.I., M.Pd.

Beliau merupakan Dosen Pascasarjana UIN Salatiga sekaligus Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik), yang memberikan perspektif mendalam mengenai tantangan dunia pendidikan Islam saat ini.

Mengusung tema “Rekonstruksi Pendidikan Islam: Penguatan Kepribadian Moderat Generasi Z di Era Digital”, Prof. Mukh Nursikin menekankan bahwa pendidikan Islam tidak boleh statis. Di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen, beliau memaparkan pentingnya merancang ulang strategi pendidikan agar relevan dengan karakteristik Generasi Z yang sangat lekat dengan teknologi.

“Generasi Z tumbuh di era banjir informasi. Jika pendidikan Islam tidak direkonstruksi dengan cara-cara yang kreatif dan adaptif, maka nilai-nilai moderasi beragama bisa tergerus oleh konten-konten radikal atau liberal di dunia maya,” ujar Prof. Mukh Nursikin dalam paparannya.

Beliau juga menambahkan bahwa penguatan kepribadian moderat (wasathiyah) adalah kunci utama agar mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam berinteraksi di ruang digital yang penuh polarisasi.

Rektor IAI Darul Ulum Kandangan dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kehadiran sosok asesor Lamdik seperti Prof. Mukh Nursikin menjadi suntikan semangat bagi institusi dalam menjaga standar mutu akademik.

“Kuliah umum ini adalah tradisi akademik kita untuk menyegarkan pikiran sebelum masuk ke ruang kelas. Tema rekonstruksi pendidikan ini sangat tepat karena kita ingin lulusan IAIDU Kandangan menjadi agen moderasi yang kokoh di tengah gempuran disrupsi digital,” ungkap Rektor.

Kegiatan yang dimulai sejak siang hari ini berlangsung interaktif. Sesi tanya jawab dipenuhi dengan diskusi mengenai bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai akhlak dalam algoritma media sosial yang cenderung bebas selain itu pada acara ini juga berlangsung penyerahan penghargaan kepada 21 Mahasiswa yang berprestasi baik akademik ataupun non akademik.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pemateri dan foto bersama seluruh civitas akademika. Dengan terlaksananya kuliah umum ini, perkuliahan Semester Genap 2025/2026 di IAI Darul Ulum Kandangan resmi dimulai dengan semangat intelektual yang baru.